Penjadwalan Proyek

Penjadwalan Proyek adalah kegiatan menetapkan jangka waktu kegiatan proyek yang harus diselesaikan, bahan baku, tenaga kerja serta waktu yang dibutuhkan oleh setiap aktivitas.

Dalam hal ini akan dibahas mengenai masalah-masalah waktu, khususnya :
• Memperkirakan berapa kali kegiatan individu
• Menghitung lama pekerjaan secara keseluruhan.

Maka akan dijelaskan teknik untuk mencapai dua hal diatas, yaitu :
1. Memperkirakan Durasi
Sejumlah metode dan aturan-aturan tertentu dapat membantu dalam memperkirakan durasi dan menghindari kesalahan serius yang harus diamati oleh siapa saja dalam mengembangkan jadwal konstruksi.
a. Asumsikan setiap kegiatan yang akan dilakukan secara normal
b. Mengevaluasi setiap kegiatan mandiri
c. Menggunakan unit waktu yang konsisten
d. Menyimpan catatan sebagai jadwal dikembangkan

2. Perhitungan Durasi Aktivitas Sebenarnya
Penekanan dalam buku ini adalah pada produktivitas tenaga kerja jam, atau metode berdasarkan tingkat produksi harian. Metode ini telah terbukti menjadi yang paling fleksibel dan memiliki keuntungan tambahan bahwa mereka didasarkan pada data tersedia dari berbagai sumber.
a. Metode produktivitas tenaga kerja jam
b. Metode tingkat produksi harian
c. Penyesuaian dari perhitungan waktu
d. Pembulatan keseluruhan waktu
e. Memastikan Produktivitas data Digunakan dengan benar dan Tepat
f. Lebih dari satu jenis pekerjaan dalam kegiatan
g. Tidak Semua Waktu Kerja Dijadwalkan adalah waktu produksi
h. Produktivitas tenaga kerja jam tidak mengatur waktu kegiatan
i. Mempelajari kurva dalam perhitungan
j. Menentukan waktu kegiatan subkontraktor
k. Menerapkan pengalaman untuk hasil akhir

3. Menghitung Keseluruhan Durasi Kerja
a. Tujuan dari Prosedur Perhitungan Proyek
Untuk menentukan informasi sebelumnya, perlu untuk memahami istilah berikut yang umum digunakan dalam proses perhitungan.
• Duration (DUR)
• Early Start (ES)
• Early Finish (EF)
• Late Finish (LF)
• Late Start (LS)
• Total Float (TF)
• Critical Path (CP)
• Milestone Activity
b. Prosedur Perhitungan yang Sebenarnya
• Teruskan lulus: Prosedur dimana masa awal untuk sebuah proyek dihitung.
• Backward pass: Prosedur di mana waktu akhir dari sebuah proyek ditentukan.
• Perhitungan mengapung dan jalur kritis
Dari penjelasan diatas maka kita dituntut untuk dapat mengembangkan cara-cara scheduler atau manajer proyek dapat mengembangkan waktu kegiatan dan durasi untuk keseluruhan proyek. Ketika perhitungan ini telah selesai, jadwal kemudian siap untuk digunakan di lapangan. Hal ini sering benar, bagaimanapun, bahwa jadwal memiliki banyak kegiatan dan penuh detail yang mungkin sulit untuk digunakan.

Leave a Reply

css.php
Skip to toolbar