Monitoring and Controlling the Project

Pemantauan dan Pengendalian Proyek

1.1. Proses Pemantauan
Manajer proyek harus memiliki sarana pemantauan dampak dari faktor luar. Setelah penyimpangan telah terdeteksi dan diukur, tim proyek harus dimobilisasi untuk membawa proyek kembali sesuai jadwal. Proses monitoring terdiri dari langkah-langkah berikut :
a. Memantau kemajuan. Hal ini terutama proses pengumpulan data rinci pada pekerjaan, maka pengolahan dalam sistem komputer atau petunjuk untuk sampai pada representasi akurat dari status pekerjaan saat ini.
b. Membandingkan kemajuan untuk tujuan. Terdiri dari menampilkan data yang dikumpulkan pada langkah memperbarui. Ini digunakan untuk membuat keputusan tentang tindakan masa depan.
c. Mengambil tindakan korektif. Pada tahap akhir ini, manajer proyek mengoreksi masalah jadwal berdasarkan semua informasi yang tersedia.

Kunci Elemen Komunikasi
Pertama-tama, fungsi pengendalian tergantung pada komunikasi yang baik di lokasi konstruksi. CPM dapat memberikan sistem peringatan yang menunjukkan di mana masalah terjadi, tetapi tidak mendiagnosa masalah. Kedua, manajer proyek tergantung pada tim proyek (subkontraktor, pengawas, dan lain-lain) untuk melaksanakan apa pun tindakan korektif yang diperlukan.
Pengendalian adalah seperti proses perencanaan dan penjadwalan yang mendahuluinya dalam bahwa langkah penting pertama adalah untuk membawa semua pihak yang bersangkutan ke dalam proses. Komunikasi yang efektif memerlukan berikut ini :
a. Konsultasi personil selama proses monitoring, karena mereka adalah sumber terbaik dari data mengenai bagian-bagian individu dari pekerjaan.
b. Menampilkan informasi yang diperoleh dengan cara yang paling jelas mungkin. Cara terbaik adalah untuk hanya memberikan informasi yang berkaitan dengan tugas-tugas atau kegiatan yang ditangani pada saat itu, sehingga menghindari informasi yang berlebihan.
c. Berkomunikasi secara teratur dengan semua pihak dalam rangka untuk menentukan apa tindakan korektif harus diambil.
49da5a4ce1671e96171a751f4a07e016
1.2. Kemajuan Pemantauan
Tujuan dari update adalah untuk menentukan status sekarang dari pekerjaan. Hal ini juga diperlukan untuk mengetahui aspek-aspek tertentu dari pekerjaan berada di belakang. Dengan demikian, rincian kegiatan individu juga penting.
• Langkah-langkah dalam Memperbarui
• Seberapa Sering Update?
• Memperbarui Kegiatan Individu
• Masalah dengan Berbagai Metode Memperbarui
• Bagaimana dan Dimana Cari Informasi tentang Kegiatan Kemajuan
• Mengukur pekerjaan yang dilakukan
• Log Pekerjaan sehari-hari
• Wawancara Bidang Personalia
• Rekaman pekerjaan
• Area lain untuk Periksa
• Mengukur Kemajuan di Seluruh Job
• Membandingkan Kemajuan Sasaran
• Mengatur Jadwal Dasar
• Menampilkan Hasil
• Mencegah Overload Informasi
• Apa yang Harus Diperhatikan dalam Proyek Laporan
• Bagaimana untuk mencari tahu mengapa pekerjaan di belakang

1.3. Mengambil Tindakan Korektif
Loop umpan balik tidak lengkap sampai tindakan korektif telah diambil untuk membawa proyek kembali sesuai dengan rencana semula. Ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan dalam bagian terakhir ini dari proses :
• The Kebutuhan untuk Follow-Up
• Jenis Tindakan korektif
• Update Soal Contoh

1.4. Kesimpulan
Di dunia nyata ini manajemen proyek, langkah-langkah monitoring ini terlalu sering lupa atau diberikan sedikit perhatian. Hal ini dikarenakan mengelola konstruksi dapat tampak seperti salah satu rangkaian panjang krisis, dan sulit untuk membayar perhatian yang cukup untuk tugas-tugas rutin seperti memperbarui dan mengadakan konferensi penjadwalan biasa. Pengalaman telah menunjukkan kepada kita bahwa jika seorang manajer proyek dapat membangun dan memelihara proses pemantauan yang efektif dan teratur, jumlah masalah yang tertangkap dan diselesaikan awal naik, dan jumlah kejutan yang menyenangkan cenderung turun.

Leave a Reply

css.php
Skip to toolbar